Pembaca Acara : Ari
Narasumber : Muh.Fikal
Penelpon Interaktif : Ibu Sinta
Tema :
Gas Metana
Acara Televisi : TV One
Waktu Penyayangan : 20 Juli 2013
Pukul 08.00 WIB
Ari :” Selamat pagi pemirsa, jumpa lagi dengan saya Ari dalam
acara “DIALOG INTERAKTIF. Pagi kali ini dialog interaktif
akan membahas tentang “Gas Metana.”
Ari
: Apa yang dimaksud dengan gas metana?
Muh Fikal : Istilah lain dari gas metana adalah gas rawa. Istilah itu
diambil karena rawa
banyak mengandung gas metana. Coba
saja kita tancapkan
bambu di rawa. Kalau disulut api,
bambu pasti meledak, semacam ledakan kecil. Ledakan
bambu pasti meledak, semacam ledakan kecil. Ledakan
terjadi melalui
pembusukan dari dalam bambu tersebut
sehingga membentuk gas
metana yang menyemburkan api.
Ari : OK. Selanjutnya untuk pemirsa di rumah
yang ingin
bertanya seputar tema
kita hari ini bisa hubungi nomor
081-234-567.Rupanya sudah ada telepon yang masuk,
hallo! Dengan siapa
dimana? “
Sinta : “ Halo, dengan ibu Sinta di Timika. “
Ari :” Iya ibu langsung saja pertanyaannya! “
Sinta : Apakah biogas juga banyak mengandung gas metana?
Muh Fikal : Ya. Gas metana terkandung dalam biogas, yakni melalui
pembusukan dibantu
dengan unsur mikroba atau bakteri
yang mempercepat
pembentukan gas tersebut. Gas
metana berasal dari
hasil limbah peternakan dan
pertanian.
Ari : Baik.
Pertanyaan telah dijawab. Ada yang ingin ditanyakan
lagi bu?
Sinta : Tidak.
Terima Kasih.
Ari : OK. Terima
Kasih juga ibu, untuk sebuah pertanyaannya.
Baiklah, langsung kita
sambung kembali untuk bertanya-
tanya kembali kepada
bapak Muh Fikal. Bisa disambung
kembali ya pak?
Ari
: Bagaimana cara mengembangkan Gas
metana?
Muh Fikal : Suatu area peternakan dan pertanian luas dapat
digunakan sebagai
sumber energi biogas alternatif.
Caranya, kotoran dan
limbah pertanian ditampung dalam
tangki tertutup yang bentuknya
seperti lonceng terbalik.
Melalui proses itu,
akan dihasilkan gas metana yang dapat
mengeluarkan energi
untuk kebutuhan pemanasan.
Ari : Apa keuntungan penggunaan biogas sebagai energi
alternatif?
Muh Fikal : Energi alternatif yang dihasilkan tergolong energi
terbaru. Energi itu
tidak merusak lingkungan sehingga
kita tidak bergantung
pada energi dari fosil bumi atau
minyak bumi. Energi
tersebut juga tidak memberikan
dampak buruk terhadap
lingkungan, seperti polusi atau
pencemaran.
Ari : Apakah biogas dapat dimanfaatkan menjadi energi gerak
atau listrik?
Muh Fikal : Hal itu sangat dimungkinkan sebab gas metana yang
dihasilkan dapat
membakar dan menjadi energi gerak
berupa energi listrik.
Tentu saja perlu ada instalasi
tambahan. Misalnya,
dibuatkan turbin atau peralatan lain
untuk menghasilkan
energi listrik. Dari turbin itu,
dihasilkan energi
listrik. Kemudian, energi tersebut
disimpan.
Ari : Dari segi biaya apakah relatif murah?
Muh Fikal : Saya kira penggunaan dan pembuatan biogas untuk
kebutuhan sehari-hari
secara ekonomi masih terjangkau.
Dananya relatif murah
dengan catatan tersedia banyak
bahan baku biogas.Semakin banyak
sumber alam, produksi
energi biogas yang
dihasilkan juga semakin banyak. Tentu,
hal itu akan lebih
hemat biaya karena energi listrik dari
biogas tidak memerlukan
kabel untuk memasok listrik.
Ari : Wah, kalau begitu bisa sangat membantu
meringankan
beban masyarakat untuk
berhemat listrik ya pak?
Muh Fikal :
Oh ya tentu dong.. Maka dari itu, kita harus pintar-
pintarnya mengolah
bahan yang sudah tidak bisa di pakai
agar bisa di pakai
kembali. Apa lagi jika bisa bermanfaat
seperti ini. Kan ya
kita juga kan yang menikmati hasilnya?
Ari : Iya. Benar
sekali itu pak. Baik, Terima kasih banyak
bapak, atas
partisipasi untuk dapat kami wawancarai.
Muh Fikal
: Iya. Sama-sama. Saya justru sangat senang bisa saling
berbagi dengan
permisa di rumah maupun di studio.
Ari : Selesai
sudah dialog Interaktif kita pada pagi ini. Saya
Ari mengundurkan
diri dari hadapan pemirsa dan mohon
maaf apabila ada kesalahan kata ataupun
lain nya. Kami
ucapkan selamat
pagi dan sampai jumpa.
Karya : Yohanna Adys
Follow My Twitter ya... :) @yohanna_adys
Tidak ada komentar:
Posting Komentar